Rabu, 20 Maret 2019


Pada tanggal 13 maret kemarin aku berkesempatan menghadiri acara talk show personal branding yg di adakan di coffee toffee jl. Surapati 37.

@coffee toffee
Dalam acara tersebut mengulas tentang kajian personal branding dan etika blogger yg di bawakan oleh kak Nurma larasati (CEO halal local) dan kak Erry Andriyati ( bibi-titi-teliti.com).
kak Nurma Larsati (CEO halal local)
Di sini kak Nurma Larasati menceritakan perjalan karirnya,dari yg dulunya kurang bergaul, pemalu, sampai benci yg namanya kamera, dan beberapa kali juga berhenti melanjutkan studynya. Perlahan mulai keluar dari zona nyamannya dan mulai mengikuta banyak kegiatan yang membuat dia perlahan menjadi pribadi yang berbeda, dan menemukan personal branding untuk dirinya. Dan saat ini kak Nurma sudah sukses menjadi CEO halal local. Halal local adalah sebuah aplikasi yang membantu para treveller muslimah di seluruh dunia untuk menemukan masjid dan restoran halal, di bawah naungan PT Astrajingga Inovasi Digital. Saat ini sudah lebih dari 8000 akun yang mendownload aplikasi ini, woow banget ya!
Nah sebenernya apa sih personal branding dan bagai mana cara membangun personal branding itu? Kita akan ulas satu persatu.

1.       Memperkenalkan siapa diri kamu

Di era digital ini banyak sekali bermunculan media sosial yg memudahkan kita untuk bisa berinteraksi dengan orang – orang dimana pun. Ini juga memudahkan kita untuk membangun sebuah personal branding. Personal branding itu sendiri memiliki arti memperkenalkan atau memasarkan diri kita, apa hobi kita, passhion, dan keahlian kita.

2.       Tentukan passhion kamu

Sebagai contohnya kita memiliki minat atau hobi di bidang beauty, kita bisa mengapresiasikan hobi kita dengan cara misalkan membuat blog khusus beauty, atau membuat konten-konten baeuty di instagram atau youtube.

3.       Konsisten dalam membuat konten

Ketika kamu memutuskan untuk serius ingin mengembangkan karir kamu di media sosial. Tentu saja km harus berusaha membuat konten- konten kreatif yg bisa menarik minat banyak orang untuk melihat karya km. Kamu harus mulai me manage waktu untuk kapan-kapan saja kamu harus memposting atau menunjukkan karya km di media sosial.

4.       Perluas jaringan kamu

Untuk manjadikan karya kamu agar diketahui banyak orang, tentunya kamu tidak hanya asal mengupload saja. Kamu juga harus mencari informasi tentang adanya komunitas atau brand2 yang bisa mendukung hobi kamu dalam mengembangkan karir kamu.

5.       Menggunakan etika yang baik

Bukan hanya dikenal sebagai orang yg menciptakan karya yg bagus tentunya kita ingin dikenal sebagai pribadi yang baik juga bukan?, maka dari itu kita perlu juga menerapkan etika yg baik. Seperti menggunakan kata kata halus saat membalas komentar para followers, tersenyum, dan juga memiliki rasa simpati kepada orang lain.


Tentunya untuk membangun personal branding itu tidak lah mudah, butuh ketekunan, kesabaran,dan juga kerja keras. Semoga cerita di atas bisa menginspirasi kita untuk membangun karir dan personal branding kita. Dan semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk kalian. Terimakasih yang sudah menyempatkan untuk membaca.
penutupan acara, makan siang

dan terimakasih untuk sponsor terkait
#literasibloger
#katarasatalk1
#coffetoffebandung
#jdid
#maskerputriayu

1 Comments:

Ilmunya bermanfaat sekali kak..untuk itu dari sekarang kita sudah mulai membentuk personal branding kita mau yang bagaimana ya kak...good info ..terimakasih

REPLY

yeni nurhaeni . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates