Pada tanggal 13 maret kemarin aku
berkesempatan menghadiri acara talk show
personal branding yg di adakan di coffee
toffee jl. Surapati 37.
![]() |
| @coffee toffee |
Dalam acara tersebut mengulas
tentang kajian personal branding dan etika blogger yg di bawakan oleh kak Nurma
larasati (CEO halal local) dan kak Erry Andriyati ( bibi-titi-teliti.com).
![]() |
| kak Nurma Larsati (CEO halal local) |
Di sini kak Nurma Larasati
menceritakan perjalan karirnya,dari yg dulunya kurang bergaul, pemalu, sampai
benci yg namanya kamera, dan beberapa kali juga berhenti melanjutkan studynya. Perlahan
mulai keluar dari zona nyamannya dan mulai mengikuta banyak kegiatan yang
membuat dia perlahan menjadi pribadi yang berbeda, dan menemukan personal branding untuk dirinya. Dan saat
ini kak Nurma sudah sukses menjadi CEO halal local. Halal local adalah sebuah
aplikasi yang membantu para treveller muslimah di seluruh dunia untuk menemukan
masjid dan restoran halal, di bawah naungan PT Astrajingga Inovasi Digital. Saat
ini sudah lebih dari 8000 akun yang mendownload aplikasi ini, woow banget ya!
Nah sebenernya apa sih personal branding dan bagai mana cara
membangun personal branding itu? Kita akan ulas satu persatu.
1. Memperkenalkan siapa diri kamu
Di era digital ini banyak sekali bermunculan media sosial yg memudahkan
kita untuk bisa berinteraksi dengan orang – orang dimana pun. Ini juga
memudahkan kita untuk membangun sebuah personal
branding. Personal branding itu sendiri memiliki arti memperkenalkan atau
memasarkan diri kita, apa hobi kita, passhion, dan keahlian kita.
2. Tentukan passhion kamu
Sebagai contohnya kita memiliki minat atau hobi di bidang beauty, kita
bisa mengapresiasikan hobi kita dengan cara misalkan membuat blog khusus
beauty, atau membuat konten-konten baeuty di instagram atau youtube.
3. Konsisten dalam membuat konten
Ketika kamu memutuskan untuk serius ingin mengembangkan karir kamu di
media sosial. Tentu saja km harus berusaha membuat konten- konten kreatif yg
bisa menarik minat banyak orang untuk melihat karya km. Kamu harus mulai me
manage waktu untuk kapan-kapan saja kamu harus memposting atau menunjukkan
karya km di media sosial.
4. Perluas jaringan kamu
Untuk manjadikan karya kamu agar diketahui banyak orang, tentunya kamu
tidak hanya asal mengupload saja. Kamu juga harus mencari informasi tentang
adanya komunitas atau brand2 yang bisa mendukung hobi kamu dalam mengembangkan
karir kamu.
5. Menggunakan etika yang baik
Bukan hanya dikenal sebagai orang yg menciptakan karya yg bagus tentunya
kita ingin dikenal sebagai pribadi yang baik juga bukan?, maka dari itu kita
perlu juga menerapkan etika yg baik. Seperti menggunakan kata kata halus saat
membalas komentar para followers, tersenyum, dan juga memiliki rasa simpati
kepada orang lain.
Tentunya
untuk membangun personal branding itu
tidak lah mudah, butuh ketekunan, kesabaran,dan juga kerja keras. Semoga cerita
di atas bisa menginspirasi kita untuk membangun karir dan personal branding kita. Dan semoga tulisan ini bisa bermanfaat
untuk kalian. Terimakasih yang sudah menyempatkan untuk membaca.
dan terimakasih untuk sponsor terkait
#literasibloger
#katarasatalk1
#coffetoffebandung
#jdid
#maskerputriayu
![]() | |
| penutupan acara, makan siang |
dan terimakasih untuk sponsor terkait
#literasibloger
#katarasatalk1
#coffetoffebandung
#jdid
#maskerputriayu




1 Comments:
Ilmunya bermanfaat sekali kak..untuk itu dari sekarang kita sudah mulai membentuk personal branding kita mau yang bagaimana ya kak...good info ..terimakasih
REPLY